Psikologi Pendidikan dan Teknologi
Membicarakan pendidikan tidak pernah terlepas dari teknologi, karena teknologi diketahui berperan dalam meningkatkan efektifitas dalam proses belajar bagi anak. Agar anak dapat lebih dalam memahami topik-topik penting dalam bidang studinya, untuk menyediakan informasi-informasi yang bermanfaat , menambah wawasan dan yang terpenting untuk membantu mempermudah dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Teknologi yang dimaksudkan adalah, internet, suatu inti dari komunikasi melalui komputer, yang berisi ribuan jaringan komputer yang terhubung ke seluruh dunia yang menyediakan informasi tak terhingga yang dapat diakses. Termasuk diantaranya ada, world wide web, email dan juga media sosial (facebook,twitter,etc). Teknologi yang kini sedang berkembang pesat dan menjadi sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, seperti bisnis, sekolah namun masih ada beberapa sekolah yang belum melek teknologi ataupun belum mengetahui cara yang tepat menggunakan teknologi tersebut dalam membantu proses belajar-mengajar, masih ada guru yang tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam menggunakan komputer, beserta aplikasi-aplikasi yang ada didalamnya.masalah dana juga menjadi kendala dalam menggunakan teknologi sebagai bagaian dari pembelajaran, komputer-komputer yang dibeli disekolah juga cepat ketinggalan zaman, bahkan ada yang rusak dan perlu diperbaiki. Kenyataan ini berarti bahwa pembelajaran di sekolah belum direvolusionerkan secara teknologis. Hanya keika sekolah punya guru yang terlatih secara teknologislah juga dana yang memadai, maka revolusi teknologis dapat benar-benar mengubah sekolah. Menggunakan teknologi sebagai bagian dalam mempermudah proses belajr-mengajar juga bukanlah hal yang perlu instruksi dan pengawasan dari pendidik atau guru, karena selain dapat mengetahui hal-hal yang bermanfaat dari internet, juga harus bisa menghindari pengaruh yang buruk dari teknologi itu sendiri, diperlukan instruksi dan pengawasan oleh karena itu pentingnya bagi pendidik atau guru, mengetahui lebih dulu, memahami teknologi itu sendiri agar dapat menjaga anak dari pengaruh buruk teknologi. Teknologi dan Diversitas sosiokultural Yang dimaksud dengan diversitas sosiokultural disini adalah, bahwa terjadi perbedaan antara anak-anak yang miskin dan kaya, contohnya : dulu ketika anak-anak kulit putih yang lebih dahulu mendapatkan teknologi dibandingkan anak-anak afika-amerika. Sekolah yang memiliki lebih banyak minoritas dan berpendapatan rendah cenderung kesulitan menggunakan komputer, yang hanya untuk menulis dan membaca namun yang kelas menengah atas sudah menggunakannya untuk pembelajaran yang lebih aktif dan konstruktif. Perbedaan etnis,budaya dan gender juga dahulu menjadi faktor penghambat pemanfatan teknologi dalam dunia pendidikan. Meskipun sudah berkurang pada masa kini, namun masih ada beberapa sekolah kecil di pedalaman yang mengalaminya. Padahal sebenarnya, suatu bentuk hal yang dapat membantu pembelajaran dengan baik tidak untuk dibeda-bedakan penggunanya, maksudnya semua anak dari kalangan, ras atau etnis manapun berhak mendapatkan yang terbaik dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Berikut ini beberapa cara efektif untuk menggunakan internet dalam kelas : • Untuk membantu menavigasi dan mengintegrasikan pengetahuan. Atau secara sederhana untuk membantu dalam proses pembelajaran dalam mencari pengetahuan, topik-topik yang dipelajari murid dalam kelas • Mendorong Belajar Bersama-sama. Salah satu keuntungan dari menggunakan teknologi, internet ini adalah dapat membuatk kelompok-kelompok kecil dalam kelas yang diberi tugas-tugas ataupun proyek yang dikerjakan bersama-sama. • Menggunakan email. Untuk berkomunikasi dengan gurunya ataupun teman-teman sebaya • Untuk meningkatkan pengethauan dan pemahaman guru. dapat menjadi suatu sumber yang bagus untuk guru International Society for Technology in Education (2000) berkerjasama dengan US departemen of Education, telah mengembangkan standar untuk murid guna mencapai level grade yang berbeda, berikut ini : Standar untuk Murid yang “melek” teknologi : 1. Pra taman Kanak-kanak sampai grade(kelas) 2, diharapkan sudah bisa : Menggunakan alat-alat input, seperti mouse,keyboard atau remote controul dan output seperti monitor dan printer menggunakan variasi media dan teknologi untuk mengarahkan aktivitas pembelajaran yang independen gunakan sumber multi media yang pas seperti ensiklopedia kerja sama dengan teman atau anggota keluarga mengunakan sumber daya teknologi (seperti teka-teki,program berfikir logis,alat menulis dan kamera digital) untuk pembelajaran menunjukan perilaku etis dan sosial yang positif saat menggunakan teknologi 2. Grade 3 sampai 5 menggunakan alat input dan output secara efektif mendiskusikan bersama kegunaan dari teknologi menggunakan alat teknologi( seperti multi media,alat presentasi,web,kamera) untuk kegiatan menulis,berkomunikasi, mempublikasikan aktivitas individual Menggunakan teknologi dengan efektif 3. Grade 6 sampai 8 mengaplikasiakan strategi untuk mengidentifikasi dan memcahkan problem hardware dan software yang muncul sehari-hari Menunjukkan pengetahuan tentang perubahan dalm teknologi informasi menggunakan alat teknologi untuk mendukung pembelajaran dan riset membuat seperti hal. Website, rekaman video 4. Grade 9 sampai 12 mengidentifikasi kapabilitas dan keterbatasan dari teknologi menggunakan sumber daya teknologi untuk mengelola dan mengkomunikasikan infrormasi personal dan profesional menggunakan informasi online secara rutin untuk riset,publikasi ,komunikasi dan produktifitas Naah, ternyata dari masing-masing kelas, level atau tingkatan sudah ditentukan ya, kira-kira apa saja yang bisa didapatkan dari teknologi ini dalam perannya membantu pembelajaran di dunia pendidikan. Gimana dengan tahun-tahun terakhir ini? Adik-adik atau saudara pasti sudah kenal dong dengan dunia teknologi, seperti adik-adik saya yang sudah sibuk dengan Bbnya,ipadnya, account facebook, twitternya hingga websiteny sendiri, waduuh pokoknya kalo saya dekat dengan mereka serasa gaptek saya _- hihihi gimana enggak, waktu zaman sd, bukannya main Facebookan atau twitteran, saya sama temen-temen bisanya main karet,cengklek sama petak umpet..:D boro-boro ipad atau bb, dapet telepon nokia warna item putih jaman dulu aja udah seneng banget..hhaha. ok bagus ya, kalo adik-adik sekarang sudah mulai mengerti dunia teknologi, yang penting tetap dilakukan pengarahan dan pengawasan bagi mereka, demi menghindari dampak buruk teknologi dan dapat mengambil hal-hal yang bermanfaat dari teknologi itu sendiri. Terima kasih.