Terima Kasih Tuhan
Kadang-kadang kita merasa hidup begitu berat dan sulit, seolah tuhan tidak adil dan nasib begitu suram, apalagi selebriti, pejabat dan gayus berseliweran di televisi dengan harta mereka yang tak habis-habis, dengan kecantikan alami mereka yang tak pudar juga Kadang-kadang kita merasa hidup begitu berat dan sulit, seolah tuhan tidak adil dan nasib begitu suram, apalagi selebriti, pejabat dan gayus berseliweran di televisi dengan harta mereka yang tak habis-habis, dengan kecantikan alami mereka yang tak pudar juga pacar keren yang super duuper baik, jiahhh gimana ga iri dengki dan smua syaiton syaiton lainya berkecamuk dalam pikiran dan hati kita..keluh kesah pesimis, ga percaya diri, merasa tak berarti, memaki tuhan,menyalahkan orang tua, gila hingga bunuh diri… mencoba tersenyum, bersyukur..ya tuhan kok rasanya berat yaa Tapi coba kita lihat dan ingat anak-anak jalanan, petani, nelayan, pemulung, pengangguran, pencuci baju dan mereka yang terus bekerja keras, tidak mengeluh dan pantang menyerah dalam hidup mereka meski hidup mereka tak kunjung berubah, duhh aku jadi malu dengan diriku sendiri, mereka saja yang tidak beruntung, yang untuk makan saja susah masih bisa tersenyum dan bersyukur, bagaimana dengan kita? Siapapun kamu? Seberat apapun hidupmu? Bersyukurlah! Berbahagialah! Berbagilah! Dan Detik ini juga katakan dengan kencang dan sepenuh hati “Terima Kasih Tuhan”