clarissa part 2
Clarissa, d halte depan sekolah “rissa”..clarissa tak begitu kenal dengan suara dibelakangnya*tapi kok sok kenal yaa(sukaati dong penulis), orang yang memanggil clarissa senakknya langsung memegang pundakny. sontak karna reflek*ceilah rissa hampir*eh maksudny sudah(bacot bgt nih penulisnya) mempilintir tangan org asing itu, “wuaww” ringis orang itu Clarissa, d halte depan sekolah “rissa”..clarissa tak begitu kenal dengan suara dibelakangnya*tapi kok sok kenal yaa(sukaati dong penulis), orang yang memanggil clarissa senakknya langsung memegang pundakny. sontak karna reflek*ceilah rissa hampir*eh maksudny sudah(bacot bgt nih penulisnya) mempilintir tangan org asing itu, “wuaww” ringis orang itu kesakitan dalam penderitaan tangan biru memar dan kebailk*busyeet dah(suuut diam!), setelah rissa berbalik dan melihat orang itu dengan mata kepalanya sendiri*emangnya selingkuh apa..(numpang terkenal nih penulisnya), ternyata orang asing itu adalah Adrian nugraha*anu gerah (wah penulisnya ngeres nih..parah), cowok yg nembak dia kyk kenalan biasa aja padahal baru kenal*pasti ada niat jahat nih(dosa tau.. seuzon..), Nampak di mimic mukanya clarissa menyesal*banget kaleee..asal printil tangan org aja sakitny mak nyoss(ni profesiny nulis pa komentar sih), “maaf rii rian..aku ga sengaja..kirain kamu org yg jail dan g aku kenal chongmal chesungamita* wii bgs sh bhasa koreany tp?? Adrian ngerti kaga ya(DIAM!!!), g paa, gwencana , tp kmu kuaat bgt ya*iaaa donk kan ak minum estra joss wakakak(heh malah iklan lg eunak saja..kalo mau sini bayar), jurus apaan tuh? Kamu ambil les bela diri ya?, clarissa menjawab “ g ad namanya, ia ak les taekwondo dan ngajarin taekwondo buat anak sd”, pantes aja, batin rian. Mereka bersama sampai di tempat tujuannya* ya ealah tempat yg dituju masa yg g dituju ngapain pergi kalo geto(yaa kan bisa aja tersesat buu), “ gimana cantik kan pemandangan café ny “, clarissa hanya menggangguk, pas bgt emg aku udh lapar batinya. Disela2 makan rian membuka pembicaraan, “ clarissa, ank sma ipa kelas 2, hobby nya, dengerin lagu,baca buku d perpustakaan dan bereksperimen sendirian Idi laboratorium, semua hobbynya di lakukan sendirian meskipun teman2 dan guru menyayanginya karna dia tulus, ramah, tanpa pamrih menolong dan penuh perhatian, tapi dia lebih memilih menyendiri setiap istirahat, selalu bawa payung ke sekolah, tidak pernah terlambat, malah selalu datang lebih awal , sekali dengar lagu bisa langsung hapal syair dan nadanya,tidak punya lagu favorite dan sangat cantik, cocok dengan seragam sekolah kita” tutup rian. Clarissa tak tahu harus berkata apa ia hanya tertegun mendengar cerita tentangnya yang banyak memujinya dari mulut seorang playboy, yang berfikir ia lebih keren,lebih baik bahkan dari cewek. “ ok , seru bisa makan siang dan ngobrol(ngoobrool pdhl dr tadi yg ngomong cmn rian sendiri dah..) bareng kamu”. “ ok, seru, thx” kata rissa. “ minggu depan kita jalan lagi yaa”. “oh ok” kata clarissa. Hari senin, mentari yang bersahabat* mantap..tumben amat bersahabat(hush diam), bel istirahat kelas clarissa berbunyi. Siswa-siswi lain berhamburan menuju kantin sekolah ditemani teman2nya masing2, dibelakang mereka tampak sesosok cewek yang berjalan sendiri sambil membawa bekal. Tiga orang siswi menghampiri cewek itu “rissa kantin yuuk!”, rissa menjawab “ kalian aja, aku bawa bekal, mau makan di dekat lapangan”, “oh iaa udh deh” kata tiga temannya itu. Di lapangan para playboy dan cowok2 keren sedang bermain basket. Di dekat lapangan, clarissa lagi memakan sambil mendengarkan lagu2 dalam ipodnya. Tiba-tiba bola meleset kea rah clarissa, clarissa yang melihat bola satu centi lagi akan mengenai mukanya, langsung menghindar dan buuuk, tepat mengenai muka tampan cowok yg ada dibelakangnya. “ kamu g pa2, rian?” Tanya clarissa khawatir. “ oh g pa2, tadinya mau nyapa kamu tapi malah kena timpuk bola basket T_T”. “ abis berantem yaa bro, mukanya benyok gitu..hahaha”, “ berantem2..berantem pala lu botak, kena bola tau”. “ lho pala ku kan ga botak bro”. “ bagus itu, biar bisa aku botak in, liat aja kalian yaa, masih kelas 2 kaan!”. “maa..maaf bro” sekumpulan cowok2 itu pun kabur karna takut dengtan ancaman kk kelasnya. “ clarissa sekali lagi aku kagum dengan cara kamu menghindar dari bola”, “ kagum, maksudnya”, “ ia seolah-olah kamu seorang cewek yang ga butuh siapa2, karna kamu bisa melindungi dirimu sendiri, teman aja tidak apa lagi cowok, makasih udah terima aku jadi cowokmu yaa*terima? ? orang, maksa juga (hei kau penulis tunggu pembalasan ku!). clarrisa hanya diam. Adakah yang disembunyikan oleh Adrian, mungkinkah ada niat jahat yang dibilang penulis atau dia benar2 mencintai clarissa? Benci jadii cinta atau kebalikannya? Ikutin terus yaa..hehehe :)