Menyontek saat UN
Menurut saya, contek mencontek adalah hal biasa yang makin marak terjadi. keadan siswa-siswi dan sekolah-sekolah yang memang berbeda dan penyimpangan pengertian UN, yang seharusnya sebagai langkah untuk mengetahui tingkat keberhasilan pendidikan dan pemebelajaran di setiap wilayah negri. dengan dilaksanakannya UN diharap dapat dipetakan tingkat kemampuan sekolah sehingga dapat ditentukan skala prioritas penanganan proses pendidikan namun malah membuat UN menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa-siswi. Banyak pihak yang tidak menyetujui adanya UN, tapi seperti biasanya, pemerintah memandang nya sebelah mata, sehingga tetap dilaksanakannya UN, hingga tetap juga malah makin sering juga terjadi kecurangan dalam pelaksanaannya. Kecurangan UN pun jadi membesar ketika bu siami dan anaknya yang baik dan jujur ini, melaporkan dan berakhir diusir dari kampungnya.kesal dan sedih sekali mendengarnya, kejujuran yang taka da lagi harganya bagi mereka. Padahal meskipun pahit dan menyakitkan kejujuran itu berbuah manis, menenangkan hati dan menghindarkan kita dari menyesal dan rasa bersalah. Saya jadi ingat ketika, saya mau-mau saja memberikan jawaban ulangan ke teman saya, berakhir dengan nilai hasil mencontek nya ke saya, lebih bagus dari pada nilai hasil susah payah saya sendiri, saya menyesal dan merasa bodoh sekali karna sudah memberi contekkan pada dia. Percayalah! Bersikap jujur itu memang tidak mudah namun pasti kamu tidak akan menyesalinya…. Ayo mulai dari diri sendiri…hari ini…. bersikap jujur pada diri sendiri dan orang lain… Doa dan dukungan penuh dari saya untuk bu siami dan keluarganya (tentang penyimpangan UN bersumber dari blog anneahira.com,google) by :rinie